LKS GRATIS

Minggu, 31 Oktober 2010

PROSES TERBENTUKNYA MUKA BUMI

LEMBAR KERJA SISWA 1
KELAS VII/SD 1/KD1.1
PROSES TERBENTUKNYA MUKA BUMI


I. PENDAHULUAN

Apabila bagian benua dipotret dari dekat, akan tampak bahwa permukaan benua tidak rata. Itulah kenyataannya, bahwa muka bumi tidak rata seperti pada peta. Di permukaan bumi, ada bagian yang menonjol ke atas, ada pula bagian yang cekung ke bawah. Bagian yang menonjol ke atas dapat berupa gunung, pegunungan, dataran tinggi, bukit, dan seterusnya. Bagian yang cekung dapat berupa ngarai, lembah, danau, sungai, rawa, dan sebagainya.


II. BAHAN/ALAT/SUMBER
a. Bahan :
1. Wacana
2. Gambar lapisan-lapisan bumi
b. Alat : penggaris, pensil warna
c. Sumber : Buku Khasanah IPS Kelas VII karangan Sardiman AM dkk. Penerbit Tiga Serangkai , halaman 6

Wacana
Bumi yang bulat mempunyai susunan mirip telur. Kuning telur mewakili inti Bumi (core), putih telur mewakili selubung Bumi (mantle), dan cangkangnya mewakili kerak bumi (crust). Kerak ini berkembang pada masa arkeozoikum. Ketebalan kerak Bumi yang kita tinggali ini hanya 30–80 km. Di dasar samudra kerak Bumi lebih tipis lagi, yaitu antara 5–7 km. Tebal lapisan selubung Bumi yang berada di bawah kerak bumi mencapai kedalaman sampai 2.900 km. Selubung dibagi dua, yaitu lapisan atas dan lapisan bawah. Lapisan atas bersifat lembek, sangat panas, dan dapat mengalir keluar. Selubung di lapisan bawah lebih padat dan tegar karena tekanan di dalam Bumi yang besar. Bagian inti yang berupa material nikel besi bersifat cair dan sangat panas di lapisan luar. Suhu yang sangat panas (di atas 3.000°C) dan tekanan yang kuat membuat inti Bumi selalu bergolak. Pergolakan ini menimbulkan tenaga yang maha dahsyat sehingga menekan batuan cair pada saat selubung terdesak keluar ke permukaan Bumi dan akhirnya membentuk muka Bumi. Tenaga yang berasal dari dalam Bumi inilah yang disebut tenaga endogen. Sementara tenaga endogen bekerja, muka Bumi yang telah terbentuk akan diubah oleh tenaga dari luar Bumi yang disebut tenaga eksogen. Inilah dua tenaga yang memegang peranan di wajah Bumi. Berikut dijelaskan tentang kedua tenaga tersebut membentuk wajah Bumi dan bentang alam yang dihasilkannya

Perhatikanlah gambar lapisan bumi berikut ini.

Keterangan:
Lapisan Inti : cairan kental bersuhu di atas 4.500° C dan bertekanan tinggi, mengandung mineral cairan Besi dan Nikel (disebut juga lapisan Nife).
Lapisan Astenosfer : merupakan lapisan kedua yang melapisi lapisan inti dengan suhu antara 2.000-4.000° C dan tekanan terus menurun, mengandung mineral Silicium dan Magnesium (disebut juga lapisan Sima).
Lapisan Litosfer : merupakan lapisan lebih kental dengan suhu < 2.000° C dan tekanan terus turun. Lapisan ini disebut juga lapisan mantel bumi.
Kerak Bumi : padat dan keras, menempel pada mantel bumi, mengandung mineral ilicium dan Aluminium (disebutjuga lapisan Sial).


III. RINCIAN KEGIATAN

1. Bacalah materi tentang proses terbentuknya muka bumi pada Buku Khasanah IPS Kelas VII karangan Sardiman AM dkk. Penerbit Tiga Serangkai , halaman 6
2. Bacalah wacana di atas
3. Perhatikan gambar lapisan-lapisan bumi
4. Bentuklah kelompok diskusi beranggotakan 3-4 orang
5. Diskusikan lapisan-lapisan bumi
6. Presentasikan hasil diskusimu ke depan kelas
7. Kerjakan pertanyaan dan suruhan di bawah ini

IV. PERTANYAAN / SURUHAN
a. Suruhan
1. Buatlah kesimpulan dari hasil diskusimu
2. Salin dan Lengkapilah gambar irisan melintang bumi di bawah ini dengan cara memberi nama lapisan dan ciri-cirinya

b. Pertanyaan
1. Jelaskan perbedan tenaga endogen dan tenaga eksogen!
2. Sebutkan lapisan-lapisan bumi!
3. Bagaimanakah proses terbentuknya muka bumi!
4. Sebutkan ciri-ciri lapisan astenosfer!
5. Jelaskan perbedaan lapisan litosfer dengan kerak bumi!




Ungaran, 21 Juli 2009
Mengetahui
Kepala SMP Negeri Satu Atap Lerep




Agus Panca Triputra, M.Pd.
NIP 196108241982011002
Guru mata pelajaran




Sumargono, S.Pd.
NIP 197102101998021004


LEMBAR KERJA SISWA 2
KELASVII/ SD1./ KD1.1
LIPATAN

I. Pendahuluan
Tektonisme adalah perubahan letak atau kedudukan lapisan kulit bumi secara horizontal maupun vertikal. Gerakangerakan tersebut mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk yang menghasilkan pola baru yang disebut struktur diastropik. Bentuk baru yang termasuk dalam struktur diastropik adalah pelengkungan, pelipatan, patahan, dan retakan.

II. Bahan / Alat / Sumber
1. Bahan :
a. Wacana
b. Gambar berbagai bentuk Lipatan
2. Alat : Penggaris, kertas gambar
3. Sumber : Buku Khasanah IPS Kelas VII karangan Sardiman AM dkk. Penerbit Tiga Serangkai , halaman 9

Wacana
Lipatan, terjadi akibat tenaga endogen yang mendatar dan bersifat liat (plastis) sehingga permukaan
bumi mengalami pengerutan. Bagian yang terlipat ke atas dinamakan punggung lipatan (antiklinal), sedangkan yang melipat ke bawah dinamakan lembah lipatan (sinklinal). Jenis-jenis lipatan sebagai berikut.
a) Lipatan tegak (symmetrical folds), terjadi karena pengaruh tenaga horizontal sama atau tenaga radial sama dengan tenaga tangensial.
b) Lipatan miring (asymmetrical fold), terjadi karena arah tenaga horizontal tidak sama.
c) Lipatan menutup (recumbent folds), terjadi karena tenaga tangensial saja yang bekerja.
d) Lipatan rebah (overturned folds), terjadi karena arah tenaga horizontal dari satu arah.
e) Sesar sungkup (overthrust), terjadi karena adanya pergerakan pada sepanjang kerak bumi.

Gambar Bentuk Lipatan




III. Rincian Kegiatan
.
1. Bacalah materi tentang lipatan pada Buku Khasanah IPS Kelas VII karangan Sardiman AM dkk. Penerbit Tiga Serangkai , halaman 9
2. Baca pula wacana di atas
3. Perhatikan gambar bentuk-bentuk lipatan
4. Bentuklah kelompok diskusi yang beranggotakan 4-5 orang
5. Diskusikan tentang bentuk-bentuk lipatan dan lengkapi gambar bentuk lipatan dengan nama yang sesuai
6. Kerjakan pertanyaan di bawah ini


IV. Pertanyaan /suruhan
1. Buatlah kesimpulan hasil diskusimu
2. Kerjakan soal di bawah ini
1) Jelaskan pengertian tentang tektonisme!
2) Bagaimanakah proses terbentuknya lipatan!
3) Jelaskan perbedaan antiklinal dengan sinklinal
4) Jelaskan perbedaan lipatan tegak dengan lipatan miring!
5) Jelaskan pengertian lipatan rebah!
6) Jelaskan pengertian lipatan sungkup!
7) Gambarkan bentuk lipatan menutup!



Ungaran, 21 Juli 2009
Mengetahui
Kepala SMP Negeri Satu Atap Lerep




Agus Panca Triputra, M.Pd.
NIP 196108241982011002
Guru mata pelajaran




Sumargono, S.Pd.
NIP 197102101998021004

LEMBAR KERJA SISWA 3
KELAS VII/SD 1/ KD 1.1
PATAHAN

I. Tujuan
Setelah mengerjakan lembar kerja siswa ini di harapkan siswa dapat:
1. Proses terjadinya patahan
2. Menggambarkan bentuk-bentuk patahan
3. Menjelaskan jenis-jenis patahan
II. Bahan / Alat / Sumber
1. Bahan :
a. Wacana
b. Gambar bentuk-bentuk patahan
2. Alat : penggaris, kertas gambar, pensil berwarna
3. Sumber : Buku Khasanah IPS Kelas VII karangan Sardiman AM dkk. Penerbit Tiga Serangkai , halaman 10

Wacana
Tekanan dalam Bumi menyebabkan patahan jika bekerja pada lapisan batuan yang tidak elastis atau keras. Akibatnya, kerak Bumi retak kemudian patah. Di patahan ini ada bagian yang turun disebut graben (slenk). Contohnya graben Semangko di sepanjang Pegunungan Bukit Barisan, Sumatra. Kadang graben sangat dalam yang disebut ngarai. Contohnya Ngarai Sianok di Sumatra Barat. Jika graben itu terisi air dan menggenang akan menciptakan sebuah danau. Misalnya, Danau Toba di Sumatra Utara dan Danau Tempe di Sulawesi Selatan. Sementara itu, lapisan tanah yang terangkat disebut horst yang menghasilkan kenampakan sebuah plato (dataran tinggi). Contohnya Plato Dieng di Jawa Tengah dan Plato Wonosari di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Patahan, terjadi akibat tenaga endogen yang relatif cepat, baik secara vertikal maupun horizontal. Jenis-jenis patahan sebagai berikut.
a) Tanah naik (horst) , yaitu dataran yang terletak lebih tinggi dari daerah sekelilingnya, akibat dataran di sekelilingnya patah. Horst terjadi akibat gerak tektogenesa horizontal memusat, yaitu tekanan dari dua arah atau lebih yang menimbulkan kerak bumi terdorong naik.
b) Tanah turun (graben/slenk), yaitu kenampakan dataran yang letaknya lebih rendah dari daerah di sekelilingnya, akibat dataran di sekelilingnya patah. Graben terjadi karena tarikan dari dua arah yang mengakibatkan kerak bumi turun.
c) Sesar, yaitu patahan yang diakibatkan oleh gerak horizontal yang tidak frontal dan hanya sebagian saja yang bergeser. Sesar ini dibagi menjadi dua, yaitu dekstral dan sinistral. Dekstral, yaitu jika kita berdiri di depan potongan sesar di depan kita bergeser ke kanan. Sinistral, yaitu jika kita berdiri di depan potongan sesar di depan kita bergeser ke kiri.
d) Blok mountain, yaitu kumpulan pegunungan yang terdiri atas beberapa patahan. Blok mountain terjadi akibat tenaga endogen yang berbentuk retakan-retakan di suatu daerah, ada yang naik dan ada yang turun dan ada pula yang berbentuk miring sehingga terbentuk komplek pegunungan patahan yang terdiri atas balok-balok lithosfera.




Gambar bentuk-bentuk patahan
Gambar 1 Gambar 2






Gambar 3 Gambar 4







III. Rincian Kegiatan
1. Bacalah wacana di atas
2. Baca pula materi tentang patahan pada Buku Khasanah IPS Kelas VII karangan Sardiman AM dkk. Penerbit Tiga Serangkai , halaman 10
3. Perhatikan gambar bentuk-bentuk patahan di atas
4. Sediakan kertas gambar, penggaris, pensil berwarna
5. Salinlah gambar bentuk-bentuk patahan diatas dan lengkapilah dengan memberi arah tekanan pada lapisan kulit bumi yang menyebabkan terjadinya patahan
6. Kerjakanlah pertanyaan di bawah ini

IV. Pertanyaan /suruhan
1. Bagimanakah proses terjadinya patahan!
2. Jelaskan perbedaan horst dan slenk!
3. Jelaskan perbedaan patahan tanah naik dengan tanah turun?
4. Jelaskan perbedaan sinistral dan dekstral pada patahan sesar?
5. Bagaimanakah proses terjadinya blok mountain?
6. Gambar 1 menunjukkan patahan ....
7. Gambar 2 menunjukkan patahan ....
8. Gambar 3 menunjukkan patahan ....
9. Gambar 4 menunjukkan patahan ....




Ungaran, 22 Juli 2009
Mengetahui
Kepala SMP Negeri Satu Atap Lerep




Agus Panca Triputra, M.Pd.
NIP 196108241982011002
Guru mata pelajaran




Sumargono, S.Pd.
NIP 197102101998021004

LEMBAR KERJA SISWA 4
KELAS VII / SD 1 / KD 1.1
INTRUSI MAGMA


I. TUJUAN
Setelah selesai mengerjakan lembar kerja ini, siswa dapat:
1. Menjelaskan proses intrusi magma
2. Menyebutkan bentuk-bentuk intrusi magma

II. BAHAN/ALAT/SUMBER
1. Sumber :
a. Wacana
b. Gambar bentuk-bentuk intrusi magma
2. Alat : kertas gambar, penggaris, pensil warna
3. Sumber : Buku Khasanah IPS Kelas VII karangan Sardiman AM dkk. Penerbit Tiga Serangkai , halaman 11

Wacana
Vulkanisme adalah segala kegiatan magma dari lapisan dalam litosfera yang bergerak ke lapisan yang lebih atas atau keluar ke permukaan bumi (dalam arti luas).
Intrusi magma adalah aktivitas magma di dalam lapisan litosfera, memotong atau menyisip litosfer
dan tidak mencapai permukaan bumi. Intrusi magma disebut juga plutonisme.
Bentuk-bentuk intrusi magma sebagai berikut.
a) Batholit, yaitu batuan beku yang terbentuk dari dapur magma, terjadi karena penurunan suhu yang lambat.
b) Lakolit, yaitu magma yang menyusup di antara lapisan batuan yang menyebabkan lapisan batuan di atasnya terangkat sehingga cembung, sedangkan alasnya rata.
c) Sill, yaitu lapisan magma tipis yang menyusup di antara lapisan batuan di atas, datar di bagian atasnya.
d) Gang, yaitu batuan dari intrusi magma yangmemotong lapisan batuan yang berbentuk pipih atau lempeng.
e) Apofisa, yaitu cabang dari irupsi korok (gang).
f) Diatrema, yaitu batuan yang mengisi pipa letusan.

Bentuk-bentuk intrusi magma


III. RINCIAN KEGIATAN
1. Bacalah materi tentang vulkanisme pada Buku Khasanah IPS Kelas VII karangan Sardiman AM dkk. Penerbit Tiga Serangkai , halaman 11
2. Baca pula wacana di atas
3. Perhatikan gambar intrusi magma
4. Bentuklah kelompok diskusi beranggotakan 3-4 orang
5. Berdiskusi dengan pokok permasalahan “ bagaimanakah proses terjadinya intrusi magma”
6. Mempresentasikan hasil diskusi ke depan kelas
7. Kerjakanlah pertanyaan di bawah ini

IV. PERTANYAAN/SURUHAN
1. Buatlah kesimpulan hasil diskusi
2. Salinlah gambar bentuk-bentuk intrusi magma ke dalam kertas gambar, kemudian berilah keterangan
3. Jelaskan pengertian batolit!
4. Jelaskan pengertian lakolit!
5. Jelaskan perbedaan sill dan gang!
6. Jelaskan pengertian diatrema!


Ungaran, 24 Juli 2009
Mengetahui
Kepala SMP Negeri Satu Atap Lerep




Agus Panca Triputra, M.Pd.
NIP 196108241982011002
Guru mata pelajaran




Sumargono, S.Pd.
NIP 197102101998021004

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar